Bayangkan suatu malam di tepian Sungai Kuantan. Cahaya damar berkelip di beranda rumah panggung, angin malam berdesir, riak sungai memecah keheningan. Di sanalah seorang nenek duduk bersimpuh, mengusap kepala cucunya, lalu mulai menuturkan kisah. Tentang raja yang adil dan bijaksana, putri jelita yang setia menjaga janji, pahlawan gagah berani yang rela berkorban demi negeri, hingga makhluk gaib yang konon pernah mendiami hutan, kampung, sungai, dan lautan Riau.
Kata-kata itu mengalir bagaikan alun ombak di Selat Melaka—lembut, memikat, sekaligus menyimpan petuah yang dalam. Setiap cerita bukan hanya penghibur malam, tetapi juga pusaka yang diwariskan turun-temurun. Di balik dongeng, terselip nasihat tentang hormat pada orang tua, keberanian menghadapi cobaan, keteguhan dalam menepati janji, serta kasih sayang yang abadi.

Judul Buku:
Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya
Genre:
Cerita Rakyat / Legenda Nusantara
Penulis:
Derichard H. Putra
Jumlah Halaman:
180 Hal + xvi
Ukuran Buku:
A5 (148×210)
ISBN:
978-623-5415-26-0
Harga:
Rp52.500,-
Penerbit:
PT. Narawita Swarna Persada
Cerita utama, “Gadih Tanaku”, mengisahkan gadis bunian jelita yang menyimpan rahasia kelam: di siang hari ia manusia sempurna, namun di malam sunyi ia menjelma menjadi harimau gagah. Taringnya adalah hukum, dan diamnya adalah ancaman. Legenda ini bukan sekadar kisah mistis, melainkan juga simbol sumpah, kehormatan, dan sempadan tak berjarak antara cinta dan amarah.
Tak hanya Legenda Gadih Tanaku, buku ini juga memuat deretan cerita rakyat lain yang tak kalah memikat—tentang raja-raja bijak yang mempertahankan tanah airnya, putri-putri yang melawan takdir, hingga peperangan dahsyat yang diwarnai kesetiaan dan pengkhianatan. Setiap kisah menyajikan hiburan yang sarat makna moral dan filosofi hidup masyarakat pada zamannya.
Bahasa yang digunakan penulis lembut dan puitis, dengan alur yang mengalir seperti dendang lama. Pembaca akan merasa seperti duduk di beranda rumah, mendengarkan kisah atuk dan nenek bertutur di bawah cahaya lampu minyak. Ilustrasi yang menyertai tiap cerita memperkaya imajinasi seolah membawa kita langsung masuk ke hutan rimba, istana megah, atau tepian sungai purba tempat kisah itu terjadi.
Buku ini layak menjadi koleksi, bukan hanya bagi pecinta sastra dan budaya, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin merasakan kembali degup jantung tanah leluhur. Legenda Gadih Tanaku dan Cerita Lainnya adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini—mengajarkan bahwa legenda bukanlah dongeng mati, melainkan cahaya yang terus menyala di hati generasi berikutnya.








