Scroll ke bawah untuk melihat konten
Evaluasi BMR SMP/MTs

Kunci Jawaban & Pembahasan BMR Kelas VII SMP/MTs Bab 2

×

Kunci Jawaban & Pembahasan BMR Kelas VII SMP/MTs Bab 2

Sebarkan artikel ini
Buku Muatan Lokal (Mulok) Budaya Melayu Riau (BMR) K13 untuk Kelas VII SMP/MTs ditulis oleh Taufik Ikram Jamil, Derichard H. Putra, dan Syaiful Anuar. (foto: budayamelayuriau.org)

10. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikejar menurut tunjuk ajar Melayu adalah untuk…

a. mendapat tempat di tengah masyarakat
b. kesejahteraan di dunia dan akhirat
c. memperoleh kesenangan di hari tua
d. dicintai saudara dan tetangga

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melihat konten

Pembahasan:
Tunjuk ajar Melayu juga mengutamakan anjuran dan arahan agar anggota masyarakat belajar tekun dan menimba ilmu pengetahuan dan teknologi, baik untuk kesejahteraan hidup di dunia maupun yang berkaitan dengan kehidupan akhirat. Oleh karenanya, Tunjuk ajar mengamanatkan agar ilmu yang dituntut itu hendaklah ilmu yang berfaedah dan sesuai menurut ajaran Islam, nilai adat, dan nilai luhur yang sudah ada dalam masyarakat. Ilmu inilah yang dianggap dapat menyelamatkan hidup di dunia dan menyejahterakan kehidupan di akhirat.

Jawaban: b. kesejahteraan di dunia dan akhirat

11. Salah satu sandaran adat Melayu adalah…

a. adanya pemuka adat
b. adanya perhatian sesama
c. musyawarah dan mufakat
d. kekompakan antarwarga

Pembahasan:
Salah satu sandaran adat Melayu adalah musyawarah dan mufakat. Tanpa musyawarah selain dianggap melecehkan adat istiadat, pekerjaan yang dirancang juga akan mengalami hambatan dan sulit untuk dilaksanakan. Melalui musyawarah dan mufakat, tunjuk ajar dapat dikembangkan bersama dengan pikiran, ide, atau gagasan yang dapat disalurkan.

Jawaban: c. musyawarah dan mufakat

Baca Juga:  Kunci Jawaban & Pembahasan BMR Bab 1 Kelas X

12. Pada hakikatnya yang dimaksud dengan sifat “tahu diri” dalam acuan budaya Melayu adalah kesadaran diri pribadi, kecuali…

a. terhadap hakikat hidup 
b. terhadap tujuan hidup
c. terhadap sampingan hidup
d. terhadap akhir hidup

Pembahasan:
Pada hakikatnya yang dimaksud dengan sifat “tahu diri” dalam acuan budaya Melayu adalah kesadaran diri pribadi terhadap hakikat hidup, tujuan hidup, akhir hidup, serta berbagai hak dan kewajiban yang harus dipenuhinya, baik sebagai bagian masyarakat maupun sebagai hamba Allah Swt.

Jawaban: c. terhadap sampingan hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *