Soal-soal evaluasi ini bersumber kepada buku siswa Muatan Lokal (Mulok) Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) K13 Kelas VIII terbitan Narawita Swarna Persada. Buku ditulis oleh Taufik Ikram Jamil, Derichard H. Putra, dan Syaiful Anuar.
Mata Pelajaran: Budaya Melayu Riau (BMR)
Kelas: VIII SMP/MTs
Bab 12: Pemimpin dalam Budaya Melayu
Soal-soal evaluasi ini merujuk kepada Buku Siswa Muatan Lokal Budaya Melayu Riau (BMR) SMP/MTs Kelas VIII. Klik di sini untuk melihat tinjauan buku.
II Esai
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan ringkas!
1. Jelaskanlah makna tunjuk ajar Melayu tentang kepemimpinan di bawah ini…
Dijadikan pemimpin besar manfaat
Negeri sentosa sempurna umat
Orang suka jauh dan dekat
Rahmatnya ada dunia akhirat
Jawaban:
Pemimpin abdi bermanfaat secara langsung kepada masyarakat yang dipimpinnya. Pandai dan tepat dalam menyampaikan informasi, mengkomunikasikan secara langsung kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami. Sehingga, hal yang disampaikan mampu dipahami oleh masyarakat.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan karakter kepemimpinan Melayu!
Jawaban:
Pemimpin Melayu harus memiliki 55 karakter kepemimpinan Melayu. Kelimapuluh lima karakter tersebut dapat dikelompokkan pada empat sifat yaitu shidiq, amanah, fathanah, dan tabligh.
3. Sifat pemimpin dalam buku “Pemimpin dalam Ungkapan Melayu” karya Tenas Effendy (2014), menyebutkan 55 karakter kepemimpinan Melayu yang mesti dimiliki seorang pemimpin. Kelimapuluh lima karakter tersebut dapat dikelompokkan pada empat sifat, jelaskan!
Jawaban:
1. Shidiq
Shidiq atau jujur memiliki tolak ukur pada perilaku yang perkataan, perbuatan dan tindakannya dapat dipercaya. Kejujuran merupakan keberanian mengakui sebuah kenyataan apa adanya. Sikap jujur berarti selalu melandaskan ucapan, keyakinan, serta perbuatan berdasarkan ajaran Islam.
2. Amanah
Konsep amanah yaitu kepercayaan yang menjadikan seseorang untuk memelihara dan menjaga sebaik-baiknya hal yang diamanahkan kepadanya, tidak saja dari orang-orang yang dipimpinnya, tetapi juga kepada Allah Swt.
3. Fathanah
Fathanah merupakan sifat yang dimiliki oleh semua manusia yang berkaitan dengan pemikiran. Fathanah dapat diartikan sebagai cerdas atau kecerdikan dan kebijaksanaan.
4. Tabligh
Tabliq memiliki arti komunikatif. Seseorang yang memiliki sifat tabligh akan menyampaikan dengan benar dengan tuturan yang tepat.
4. Di dalam adat Melayu, pemimpin diungkapkan dalam berbagai kias-ibarat. Jelaskanlah berbagai kias-ibarat tersebut!
Jawaban:
Di dalam adat Melayu, pemimpin diungkapkan dalam berbagai kias-ibarat, di antaranya:
tua: bertuah rumah ada tua-nya
pucuk: bertuah kaum ada pucuknya
hulu (berasosiasi dengan sungai dan gagang pada peralatan): adat kampung ada penghulunya
pumpunan tali/ikan: pucuk jala pumpunan tali/ikan kaum/negeri
payung: tua menjadi payung negeri
pohon, seperti ungkapan mengenai pemimpin yang baik di bawah ini:
Bagaikan pohon besar di tengah padang
Dari jauh mula nampak, dekat mula bersua
Ke atas ia berpucuk
Di tengah ia berbatang
Di bawah berurat-tunggang
5. Jelaskan maksud pemimpin fathanah!
Jawaban:
Fathanah merupakan sifat yang dimiliki oleh semua manusia yang berkaitan dengan pemikiran. Fathanah dapat diartikan sebagai cerdas atau kecerdikan dan kebijaksanaan.
Rujukan:
Taufik Ikram Jamil, Derichard H. Putra, dan Syaiful Anuar. 2021. Pendidikan Budaya Melayu Riau (BMR) K13 Kelas VIII. Pekanbaru: Penerbit





