Scroll ke bawah untuk melihat konten
KesenianNilai & Azas

Makna-makna Motif dalam Melayu Riau

×

Makna-makna Motif dalam Melayu Riau

Sebarkan artikel ini
Motif pada sebuah rumah tua di Pujud, Rokan Hilir. (foto: budayamelayuriau.org)

Motif adalah bentuk atau pola hias yang digunakan sebagai unsur estetika pada berbagai karya budaya, seperti tenunan, ukiran kayu, seni arsitektur, songket, perhiasan, hingga seni ragam hias pada benda upacara. Dalam budaya Melayu Riau, motif tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi memiliki makna filosofis, simbolik, dan religius yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Melayu.

Motif-motif ini biasanya terinspirasi dari alam sekitar, flora, fauna, serta nilai-nilai adat dan agama Islam, sehingga menjadi bagian penting dari identitas visual budaya Melayu.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk melihat konten

Makna Motif dalam Melayu Riau
Berikut beberapa motif yang umum digunakan dalam ragam hias Melayu Riau:

Nama MotifMakna Filosofis & SimbolikPenjelasan Budaya
Semut BeriringRukun, tolong-menolongMenggambarkan kehidupan semut yang selalu bekerja bersama dalam satu koloni.
Lebah BergantungMemberi manfaat bagi orang lainLebah hanya makan yang baik dan bersih, lalu menghasilkan madu yang bermanfaat.
Tampuk ManggisKejujuran dan keterbukaanSejalan pepatah: “Takkan berbohong si tampuk manggis” karena tampuk menunjukkan isi buah.
Awan LaratPanjang usia, keagungan namun rendah hatiPola yang sambung-menyambung, digunakan sebagai doa untuk pemimpin agar bijaksana dan ingat keterbatasannya.
Kaki Bawah (Pola Bersambung)Persatuan dan benteng adatKesatuan rakyat yang kuat menjadi pertahanan kerajaan; sekaligus simbol budaya sebagai benteng moral.
Bintang-BintangKetakwaan kepada Allah SWTBintang sebagai petunjuk arah, bermakna hidayah dan tuntunan hidup.
Pecah PiringBerbagi rezeki, kebersamaanMengajarkan nilai memberi dalam keluarga dan masyarakat.
Itik Pulang PetangKeteraturan dan kedisiplinanItik pulang dalam barisan teratur, melambangkan keterikatan pada aturan.
Bunga KangkungKeuletan dan pantang menyerahKangkung tumbuh di berbagai tempat, mudah menyesuaikan, namun tetap kuat.
Bunga Cengkeh & Bunga TanjungKeharuman nama dan manfaat bagi orang lainMelambangkan budi baik yang dikenang dan berguna bagi sesama.
Bunga KundurPersatuan dan kesatuanKundur tumbuh merambat menyatu, melambangkan kesatuan masyarakat.
Bunga TerataiKekuasaan yang membawa damaiTeratai selalu tumbuh di atas air, simbol pemimpin yang melindungi rakyatnya.
Bunga Melur (Melati)Kesucian dan ketulusan hatiDigunakan dalam upacara adat sebagai simbol keluhuran budi.
Kembang Setaman, Jurai, OyahKemakmuran dan kejayaanMelambangkan kekayaan dan keindahan negeri yang subur.

Ragam Motif Geometris dalam Melayu Riau
Selain motif flora dan fauna, terdapat motif geometris yang juga sarat makna, antara lain:

Baca Juga:  Anyaman
  • Motif Lipat/Lepih
  • Garis Putus
  • Belah Ketupat – keseimbangan hidup dan ketertiban sosial
  • Tulang Belut
  • Kotak-kotak
  • Pedang-pedang
  • Insang Pari

Motif geometris biasanya digunakan pada:

  • Bidang arsitektur istana dan rumah adat
  • Ukiran pelaminan
  • Tenun songket
  • Aksesori pakaian adat

Motif ini dibuat dengan aturan ketat agar tetap sesuai dengan adat, syariat, dan estetika Melayu.

Fungsi Motif dalam Budaya Melayu Riau
Motif berperan sebagai:

  1. Identitas budaya dan penanda status sosial
  2. Penyampai pesan moral dan keagamaan
  3. Pelengkap adat dalam upacara resmi kerajaan dan masyarakat
  4. Estetika dalam seni kriya, tekstil, dan arsitektur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *